Search
  • Januariska Bayu Dwinanda

7 Tips Puasa untuk Ibu Menyusui agar ASI Tetap Lancar

Pada saat puasa Ramadhan, tidak ada larangan secara medis bagi ibu menyusui untuk tetap menjalankan ibadah puasa. Namun Ibu menyusui wajib memenuhi kebutuhan nutrisi ketika sahur dan berbuka serta tidak mengalami kondisi medis tertentu ya. Nah, buat Mums yang ingin tetap menjalankan ibadah puasa, agar kesehatan dan produksi ASI Mums tetap terjaga simak yuk beberapa tipsnya.


1. Konsumsi makanan bernutrisi

Pada saat menjalankan ibadah puasa, pastikan Mums mengkonsumsi makanan yang bernutrisi ketika sahur dan berbuka puasa. Mums harus ingat bahwa setiap makanan yang di konsumsi bukan hanya untuk kebaikan Mums, namun kebaikan si kecil juga. Siapkan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Bila mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, Mums tidak perlu lagi mengkhawatirkan produksi ASI.


2. Banyak minum air putih

Menyusui bisa membuat Mums lebih cepat haus, maka pada saat puasa Mums harus mengkonsumsi air putih lebih banyak pada saat berbuka dan sahur. Umumnya, ketika berpuasa disarankan untuk minum air putih 8 gelas perhari untuk menghindari dehidrasi. Namun untuk ibu menyusui disarankan minum air putih lebih dari itu, yaitu 10 gelas perhari. Nah bagaimana penerapannya? Mums bisa minum air putih 1 gelas sebelum makan sahur, 2 gelas setelah makan sahur, 2 gelas saat buka puasa, 2 gelas menjelang shalat tarawih, dan 3 gelas menjelang tidur.


3. Konsumsi ASI Booster

Selain itu, agar Mums tetap terpenuhi kebutuhan nutrisinya Mums bisa mengkonsumsi ASI Booster. ASI Booster tersedia dalam bentuk susu, kapsul, teh, bahkan dalam bentuk biskuit. ASI booster umumnya mengandung berbagai nutrisi dan bahan yang dapat meningkatkan produksi ASI. Mums bisa mengkonsumsinya sejam setelah berbuka puasa dan pada saat sahur. Untuk hasil lebih maksimal, Mums harus mengkonsumsinya secara rutin.


Terdapat juga ASI Booster yang di kemas dalam bentuk susu almond. Seperti kita tahu, Almond merupakan salah satu jenis kacang yang bernutrisi dan dapat membuat rasa kenyang lebih lama. Mums bisa memilih susu almond sebagai ASI Booster pada saat menjalankan ibadah puasa. Kini juga sudah banyak varian susu almond yang dapat Mums pilih sesuai rasa yang Mums suka, atau Mums bisa membeli nya disini.


4. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup sangat diperlukan oleh Mums saat sedang berpuasa agar Mums tetap memiliki stamina dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Sebab kurangnya waktu istirahat bisa membuat Mums kurang fokus dan lebih mudah stress. Padahal stress bisa meningkatkan hormon kortisol yang bisa menghambat produksi ASI loh Moms. Untuk itu, Mums bisa mengatasinya dengan tidur siang selama 1-2 jam agar imunitas Mums tetap terjaga.


5. Memerah ASI di waktu sebelum tidur dan sesudah sahur

Ketika Mums berpuasa, produksi ASI di siang hari mungkin akan lebih sedikit dari biasanya. Sedangkan pada malam hari produksi ASI akan lebih banyak karena Mums mendapatkan banyak asupan gizi dan cairan pada saat berbuka. Maka dari itu Mums disarankan meluangkan waktu untuk memerah ASI sesering mungkin pada malam hari dan setelah sahur. Hasil ASI perah ini bisa Mums simpan untuk keesokan harinya. Di lansir dari doktersehat.com, Mums juga harus sering menyusui bayi secara langsung karena isapan bayi di payudara menjadi salah satu cara utama yang membuat produksi ASI di dalam tubuh menjadi lebih lancar sehingga ibu menyusui yang berpuasa tidak perlu khawatir produksi ASI nya sedikit.


6. Makan buah banyak mengandung air

Buah- buahan merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak nutrisi. Tak hanya bernutrisi, buah-buahan yang banyak mengandung air pun sangat baik untuk menstimulasi produksi ASI Mums. Beberapa buah yang banyak mengandung air diantaranya seperti pepaya hijau, alpukat, stroberi, semangka, pisang, blewah, blubbery, dan mangga. Selain itu Mums juga bisa minum air kelapa hijau. Air kelapa biasa dimanfaatkan sebagai minuman alami yang dapat mengganti cairan tubuh yang hilang karena air kelapa mengandung elektrolit alami yang bisa membantu mencegah dehidrasi.


7. Pijat payudara di malam hari

Sebelum bergegas tidur, untuk melancarkan sirkulasi ASI, Mums bisa memijat payudara terlebih dahulu. Mengutip dari halodoc.com, ketika dipijat saluran ASI akan jadi lebih lancar. Ini karena kelenjar susu yang tersumbat atau menggumpal akan pelan-pelan terurai. ASI pun bisa keluar dengan mudah. Jika produksi ASI ibu lancar, maka payudara akan menghasilkan ASI lebih banyak lagi.


Itulah tujuh tips puasa bagi ibu menyusui yang harus Mums perhatikan. Sebelum memutuskan untuk berpuasa, jangan lupa untuk mempertimbangkan usia bayi Mums ya, apabila masih di bawah 6 bulan dan membutuhkan ASI eksklusif sebaiknya menunda berpuasa terlebih dahulu atau Mums juga bisa konsultasikan ke dokter.

35 views0 comments